Ketua TP PKK Rohul Promosikan Batik Khas Daerah di Forum Nasional APKASI, Dorong UMKM Tembus Pasar Indonesia

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:18:00 WIB

Rohul, (Deli Serdang), Catatanriau.com - Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-26 yang dirangkai dengan Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang ke-80 menjadi ajang strategis bagi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) untuk memperkenalkan potensi daerah di tingkat nasional.

Dalam rangkaian Women Program yang digelar di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hulu, Ny. dr. Yeni Dwi Putri Anton, tampil memukau dengan mengenakan Batik Khas Rokan Hulu yang memadukan motif Acek Konyang dan motif Keris Rokan Hulu. Kehadirannya tidak hanya mencerminkan keanggunan, tetapi juga menjadi simbol komitmen dalam mengangkat budaya lokal sekaligus memperkuat promosi ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan yang mengusung tema "Penguatan Peran Perempuan Dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah" tersebut dihadiri para istri kepala daerah serta tokoh perempuan dari berbagai kabupaten di Indonesia. Forum itu menjadi ruang kolaborasi sekaligus wadah berbagi gagasan mengenai peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.

Di tengah kehadiran para delegasi dari seluruh Indonesia, dr. Yeni memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan identitas budaya Negeri Seribu Suluk melalui batik khas yang dikenakannya. Menurutnya, promosi budaya harus dilakukan di setiap kesempatan agar produk lokal semakin dikenal luas.

"Hari ini, di hadapan seluruh perwakilan kabupaten se-Indonesia yang berkumpul di Deli Serdang, kami dengan bangga memperkenalkan Batik Khas Rokan Hulu. Ini merupakan momentum emas untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kreativitas para perajin lokal, sekaligus potensi ekonomi kreatif yang dimiliki daerah kami," ujar dr. Yeni.

Ia menegaskan, penguatan peran perempuan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, perempuan memiliki posisi penting dalam menjaga keberlanjutan industri kreatif berbasis budaya.

"Ketika perempuan aktif merawat, memproduksi, dan menggunakan batik khas daerah, sesungguhnya kita sedang melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah. UMKM akan tumbuh jika masyarakat bangga menggunakan produk lokal," katanya.

dr. Yeni optimistis, promosi batik khas Rokan Hulu dalam forum nasional mampu membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik dari sisi pemasaran maupun pengembangan industri kreatif.

Ia berharap batik khas Rokan Hulu semakin dikenal masyarakat Indonesia dan menjadi salah satu produk unggulan yang mampu bersaing di pasar nasional.
Pada kesempatan tersebut, dr. Yeni juga menyampaikan apresiasi kepada APKASI yang telah memasuki usia ke-26 serta mengucapkan selamat kepada Kabupaten Deli Serdang yang merayakan hari jadinya ke-80.

"Selamat kepada APKASI yang terus menjadi wadah memperkuat sinergi antardaerah, dan selamat Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang sebagai tuan rumah yang telah memberikan sambutan luar biasa. Semoga kolaborasi ini terus terjalin demi mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

Penampilan Ketua TP PKK Rokan Hulu dengan balutan batik khas daerah pun menuai apresiasi dari berbagai delegasi yang hadir. Langkah tersebut dinilai menjadi bentuk promosi efektif yang tidak hanya memperkenalkan identitas budaya Rokan Hulu, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi para perajin dan pelaku UMKM lokal untuk menembus pasar nasional.***

Terkini