Bupati Afni Pimpin Langsung Kafilah Siak pada Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Riau di Kuansing

Minggu, 28 Juni 2026 | 11:15:28 WIB

Kuansing, Catatanriau.com – Bupati Siak Afni Zulkifli memimpin langsung barisan Kafilah Kabupaten Siak dalam Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026).

Kehadiran Bupati Afni di barisan terdepan menjadi bentuk dukungan dan motivasi bagi seluruh anggota kafilah yang akan mengikuti berbagai cabang perlombaan pada ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.

Pawai Ta'aruf secara resmi dilepas oleh Gubernur Riau yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur. Kegiatan itu diikuti seluruh kafilah dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau sebagai rangkaian pembukaan MTQ ke-44.

Dalam barisan kafilah Siak, Afni berjalan bersama para qari, qariah, hafiz, hafizah, pelatih, serta para ofisial. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat dan optimisme Kabupaten Siak dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

Tahun ini, MTQ ke-44 Provinsi Riau mengangkat tema "Aktualisasi Spirit Al-Qur'an Wujudkan Riau Bermarwah dan Hebat." Tema tersebut menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai landasan membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing.

Pada kesempatan itu, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan ahlan wa sahlan, selamat datang kepada seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Merupakan suatu kehormatan besar bagi Kuantan Singingi dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tahun ini," ujarnya.

Suhardiman mengatakan, Pawai Ta'aruf bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan syiar Islam yang memiliki makna mendalam sebagai simbol persaudaraan, persatuan, serta penguatan identitas budaya Melayu yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.

Ia juga menilai penyelenggaraan MTQ yang dipadukan dengan tradisi Pacu Jalur menjadi bukti bahwa budaya Melayu dan syiar Islam dapat berjalan berdampingan serta saling memperkuat.

"MTQ bukan hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga membangun karakter masyarakat Qurani yang jujur, disiplin, amanah, serta mencintai ilmu pengetahuan. Sebagai negeri Melayu, kami berpegang pada falsafah adat bersandi syarak, syarak bersandi Kitabullah. Nilai adat menjadi indah karena dibimbing oleh Al-Qur'an," katanya.

Keikutsertaan Kabupaten Siak dalam Pawai Ta'aruf menjadi simbol kesiapan kafilah untuk bersaing pada seluruh cabang perlombaan MTQ ke-44 Provinsi Riau. Selain itu, momentum tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antardaerah sekaligus memperkokoh semangat persaudaraan dalam syiar Islam.***

Terkini