Rohul, Catatanriau.com – Warga Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, digegerkan dengan penemuan seorang wanita paruh baya yang tewas bersimbah darah di dalam rumahnya pada Selasa (16/6/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Nur (60), yang selama ini dikenal masyarakat sebagai seorang tukang urut. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka yang diduga akibat sabetan benda tajam di kediamannya yang berada di kawasan Jalan Lingkar Penghijauan, Desa Ngaso.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Sebelum kejadian, sejumlah warga mengaku sempat mendengar adanya pertengkaran antara korban dan suaminya.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, suasana di sekitar rumah korban sempat terdengar tidak biasa pada dini hari.
"Kami dengar ada suara ribut dari rumah mereka menjelang subuh. Tidak lama kemudian, warga mengetahui Bu Nur sudah dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah. Kami semua sangat terkejut karena selama ini beliau dikenal baik oleh masyarakat," ujar salah seorang warga.
Warga lainnya menyebutkan, setelah kejadian tersebut, suami korban yang berinisial JH (40) tidak lagi terlihat di lokasi dan diduga telah melarikan diri.
"Informasi yang beredar di masyarakat, pelakunya diduga suaminya sendiri. Setelah kejadian, yang bersangkutan tidak terlihat lagi dan kabarnya langsung pergi meninggalkan rumah," kata warga lainnya.
Kabar duka ini dengan cepat menyebar dan membuat warga berdatangan ke sekitar lokasi kejadian. Banyak warga mengaku tidak menyangka peristiwa berdarah tersebut menimpa sosok yang selama ini dikenal ramah dan sering membantu masyarakat melalui jasa pengobatan tradisional yang dijalaninya.
Tak lama setelah menerima laporan, personel Polsek Ujung Batu bersama Tim Inafis Polres Rokan Hulu langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan identifikasi terhadap korban.
Petugas juga memasang garis polisi di sekitar lokasi guna mempermudah proses penyelidikan dan mengamankan area dari kerumunan warga.
Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum guna mengetahui secara pasti penyebab kematian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif peristiwa tersebut serta melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diduga melarikan diri usai kejadian.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius masyarakat setempat dan menambah duka mendalam bagi keluarga korban maupun warga Desa Ngaso yang mengenal almarhumah sebagai sosok yang dekat dengan lingkungan sekitar.***