Siak, Catatanriau.com – Turnamen sepak bola Meranti Cup 1 resmi ditutup melalui laga final yang digelar di Lapangan Sepak Bola Meranti, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (23/01/2026).
Turnamen yang telah berlangsung sejak 5 Januari 2026 ini berjalan selama kurang lebih 19 hari dan ditutup dengan suasana meriah serta penuh sportivitas.

Sebanyak delapan tim ikut ambil bagian dalam turnamen ini, masing-masing berasal dari Kecamatan Tualang (1 tim), Kecamatan Minas selaku tuan rumah (3 tim), Tol Permai PT HKI (1 tim), Kota Pekanbaru (1 tim), Kabupaten Kampar (1 tim), dan SGJ (1 tim).
Selain memperebutkan gengsi, turnamen ini juga menyediakan hadiah uang tunai, Piala Meranti Cup 1 sebagai trofi utama, serta sertifikat penghargaan bagi para juara.

Pada partai final, tim ABA FC dari Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, berhadapan dengan Gas-gas FC dari Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. Dalam laga tersebut, ABA FC berhasil keluar sebagai juara pertama.
Adapun hasil akhir turnamen adalah sebagai berikut:
- Juara 1: ABA FC (Kabupaten Kampar)
- Juara 2: Gas-gas FC (Kota Pekanbaru)
- Juara 3: EAGLE FC (Kecamatan Tualang/Perawang)
- Juara 4: Kalimpanan Junior Meranti (Kecamatan Minas – tuan rumah)
Pada perebutan tempat ketiga, EAGLE FC berhasil mengalahkan Kalimpanan Junior Meranti, sehingga tim tuan rumah harus puas di posisi keempat.

Penutupan turnamen dilakukan oleh Kapolsek Minas Kompol Syahrizal, SE., SH., M.Si., MH., bersama Camat Minas Nurfa Octolita, SE.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Polsek Minas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda Kecamatan Minas, para suporter, official tim, serta seluruh pemain dari tim yang berlaga.

Dalam sambutannya, Kapolsek Minas Kompol Syahrizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan turnamen.
“Dari informasi yang kami terima, kegiatan ini telah terlaksana kurang lebih 19 hari. Ini bukan waktu yang pendek, dan alhamdulillah hari ini sudah mendapatkan pemenang, yaitu dari Kampar, dan posisi kedua dari Pekanbaru,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi panitia, wasit, dan seluruh peserta karena turnamen berjalan dengan aman dan kondusif.
“Ini menjadi potret bahwa para pemain menjunjung tinggi sportivitas. Tidak ada gesekan yang sampai keluar lapangan. Ini menjadi modal kita ke depan untuk terus menggelar turnamen dan melahirkan atlet-atlet yang bisa mewakili kecamatan, hingga Kabupaten Siak,” tambahnya.
Ketua Panitia, Mustafa Kamil, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Meranti Cup 1.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para penasehat dan pendukung turnamen, serta seluruh elemen masyarakat Meranti.
“Turnamen ini telah berlangsung sejak 5 Januari hingga hari ini, alhamdulillah berjalan dengan baik dan sukses. Ini menjadi kebanggaan bagi pecinta sepak bola, dan tuan rumah menunjukkan profesionalisme dengan menjaga pertandingan tetap kondusif,” ungkapnya.
Mustafa juga menyampaikan harapannya agar Kecamatan Minas ke depan dapat kembali menjadi tuan rumah turnamen yang lebih besar, termasuk jika ada rencana pelaksanaan Kapolsek Cup.
Meski mengakui adanya berbagai keterbatasan, panitia tetap bersyukur karena turnamen dapat terlaksana dengan baik.
“Kami panitia tentu banyak kekurangan dan kelemahan. Untuk itu kami mohon maaf kepada seluruh tim, masyarakat, tokoh masyarakat, Bu Camat, dan Pak Kapolsek. Terima kasih atas dukungan semua pihak, dan selamat kepada para pemenang,” tutupnya.
Dengan berakhirnya Meranti Cup 1, masyarakat berharap turnamen ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai wadah pembinaan atlet serta penguatan silaturahmi dan sportivitas antarwilayah di Kabupaten Siak dan sekitarnya.***