Kasus MBG di Inhil : Indra Ornop Ingatkan Bahaya E. Coli dan Trauma Anak

Senin, 25 Agustus 2025 | 18:19:16 WIB

Inhil, Catatanriau.com – Menyusul rilis hasil uji laboratorium kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tembilahan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), sejumlah pihak masih memberikan sorotan tajam terhadap penanganan peristiwa tersebut.

Aktivis dan pemerhati sosial, Indra Ornop, menilai rilis yang dilakukan Dinkes belum sepenuhnya menghadirkan pihak teknis yang relevan. “Seharusnya pihak teknis dihadirkan, karena kasus ini menyangkut kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Indra juga menegaskan bahwa meski bakteri Escherichia coli (E. coli) dianggap umum ditemukan, tetap berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. “E. coli memang bukan bakteri asing, tapi dalam kondisi tertentu bisa menyebabkan keracunan serius, bahkan diare berdarah akibat eksotoksin yang dihasilkan,” jelasnya.

Selain aspek kesehatan, ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis siswa. “Yang paling utama adalah memulihkan trauma anak-anak. Mereka butuh waktu agar bisa kembali percaya bahwa makanan yang diberikan aman,” tambahnya.

Lebih jauh, Indra mengingatkan agar program MBG yang digagas Presiden RI tetap dijalankan dengan pengawasan ketat dan tidak disalahgunakan. “Program MBG dari Presiden sangat bagus untuk pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Tapi jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan program ini hanya untuk mencari keuntungan pribadi,” tegasnya.

Indra berharap kejadian ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar penyelenggaraan MBG di Inhil semakin profesional, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan anak.***

Terkini