Ketua LAMR Kepulauan Meranti Tanggapi Wacana Riau Merdeka: Mustahil Terwujud

Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:54:19 WIB

Meranti, Catatanriau.com — Menanggapi pernyataan seorang mantan perwira Badan Intelijen Negara (BIN) mengenai adanya rapat tertutup membahas proklamasi Negara Riau Merdeka, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, menegaskan bahwa isu tersebut adalah hal yang tidak mungkin terwujud.

Menurut Afrizal, hingga kini tidak pernah ada simpul atau gerakan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang dibentuk untuk mendukung deklarasi Riau merdeka. “Deklarasi Kemerdekaan adalah helat besar yang hanya bisa dilakukan oleh jumlah massa yang sangat besar. Tidak mungkin hanya diusung segelintir orang,” tegasnya.

Afrizal menambahkan, pemerintah yang diberi mandat oleh rakyat memiliki kewajiban menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menyatakan bahwa statement yang dikeluarkan oleh Kolonel Infanteri (Purn) Sri Radjasa Chandra yang merupakan seorang Perwira Eks BIN dalam podcast di akun YouTube Forum Keadilan TV, Kamis (7/8/2025) perlu  dihormati. “Sebagai seorang mantan perwira,  tentu yang bersangkutan juga tidak sembarangan memberi informasi. Tentunya yang bersangkutan bisa saja mendeteksi dan mengetahui hal ini sebelum ada pihak lain yang mengetahui”, sebutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sejarah mencatat Sultan Siak yang saat itu dipimpin oleh Sultan Syarif Kasim II rela menyerahkan mahkota, istana, dan hampir seluruh kekayaan Kesultanan Siak Sri Indrapura kepada pemerintah RI demi mendirikan negara ini. Sehingga wajar jika masyarakat Riau mengikuti jejak dan keteladanan sultan yang berdaulat tersebut.

Afrizal menegaskan, LAMR Kepulauan Meranti akan terus berada di garis depan dalam menjaga keutuhan NKRI. Ia menilai, terlepas dari setuju atau tidak, wacana Riau Merdeka merupakan hal yang mustahil.

Selain itu, sejarah perjuangan rakyat Riau melawan penjajah sudah cukup membuktikan kuatnya komitmen terhadap persatuan bangsa.

“Para pejuang kemerdekaan di Riau—para pendahulu kami—memiliki andil besar dalam mendirikan negara ini. Tidak mungkin kami mengkhianati darma bakti serta tetesan darah mereka yang telah tercurahkan untuk bumi pertiwi,” pungkasnya.***

Laporan : Dwiki

Terkini