Babinsa Koramil 04/Perawang Laksanakan Patroli Karhutla di Maredan, Nihil Titik Api dan Asap

Sabtu, 26 Juli 2025 | 12:15:35 WIB

Siak, Catatanriau.com — Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 04/Perawang Kodim 0322/Siak, Serka Afrisl, melaksanakan kegiatan patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, tepatnya di RT 02 RW 04, Kampung Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Sabtu (26/07/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mendeteksi secara dini potensi kebakaran di wilayah Koramil 04/Perawang. Dalam patroli tersebut, Serka Afrisl didampingi oleh dua warga setempat sebagai bagian dari personel gabungan.

"Hari ini kita melakukan patroli rutin di wilayah Kampung Maredan untuk memantau situasi dan kondisi di lapangan. Dari hasil pantauan di titik koordinat 0°40'20"N 101°35'42"E, kami tidak menemukan adanya titik api maupun asap," ujar Serka Afrisl saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran serta masyarakat dalam kegiatan patroli sangat penting dalam upaya pencegahan karhutla. "Kami bersyukur karena masyarakat cukup aktif dan peduli terhadap lingkungan. Ini menjadi kekuatan kita bersama dalam menjaga wilayah agar tetap aman dari kebakaran lahan," tambahnya.

Berdasarkan laporan harian Koramil 04/Perawang, pada hari tersebut tidak ditemukan adanya proses pemadaman maupun pendinginan karena nihil titik api. Patroli dilakukan secara menyeluruh dan menyasar wilayah yang dianggap rawan terbakar saat musim kemarau.

Koramil 04/Perawang juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran di wilayah sekitar.

"Kami akan terus melakukan patroli rutin dan pendekatan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Pencegahan lebih baik daripada penanggulangan," pungkas Serka Afrisl.

Dengan kegiatan ini, diharapkan wilayah Kecamatan Tualang, khususnya Kampung Maredan, tetap terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dapat merugikan banyak pihak.***

Terkini