Ikuti Sosialisasi Pembersihan Saluran Air, Koptu Salomo Sembiring: Saluran Bersih, Kebun Subur, Karhutla Bisa Dicegah

Senin, 21 Juli 2025 | 12:31:18 WIB

Siak, Catatanriau.com — Babinsa Koramil 03/Minas, Koptu Salomo Sembiring, menyampaikan pesan penting terkait upaya pencegahan Karhutla dalam kegiatan Sosialisasi Pembersihan Saluran Air (Tali Air) yang berlangsung di Aula Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, pada Senin, 21 Juli 2025.

Kegiatan yang digelar pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintahan, aparat keamanan, perwakilan perusahaan dan para pemilik lahan kebun. Hadir di antaranya perwakilan Camat Minas, Kapolsek Minas, Lurah Minas Jaya, Ketua Land Meter, Tim Proyek PHR serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Koptu Salomo Sembiring, yang hadir mewakili Danramil 03/Minas, menyampaikan bahwa pembersihan saluran air bukan sekadar menjaga irigasi, tapi juga bagian penting dari antisipasi kebakaran lahan dan hutan (Karhutla).

“Tali air yang bersih bisa menampung air lebih maksimal saat musim kemarau tiba. Ini penting sebagai salah satu sumber air pemadaman bila terjadi Karhutla. Selain itu, kebun warga juga lebih subur dan produktif,” tegas Koptu Salomo Sembiring.

Ia juga menekankan bahwa peran masyarakat sangat vital dalam merawat tali air yang melintasi kebun-kebun pribadi. Gotong royong dan kepedulian warga menurutnya menjadi kunci keberhasilan menjaga lingkungan tetap aman dan lestari.

“Kami dari Koramil siap mendampingi dan mengedukasi masyarakat. Tapi yang paling utama adalah kesadaran dari pemilik lahan itu sendiri. Kalau tali air bersih, kita semua yang untung,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara warga dan tim teknis dari Land Meter serta Tim Proyek PHR. Warga terlihat antusias dalam diskusi, terutama soal teknis pembersihan saluran dan batas tanggung jawab antar lahan.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kolaborasi.

“Kami harap kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik untuk mencegah Karhutla dan meningkatkan produktivitas lahan masyarakat,” tutup Koptu Salomo Sembiring dengan optimis.***

Terkini